Generasi Milenial, Begini Lho Cara Ampuh Kelola Keuangan

Kompas.com – Generasi milenial hidup di zaman yang serba mudah dengan kehadiran beragam teknologi terkini. Berbekal perangkat elektronik, seperti smartphone, mereka bisa melakukan segala hal. Mulai dari berbelanja di e-commerce, memesan makanan dan minuman, hingga menggunakan jasa transportasi.

Namun, kemudahan tersebut kadang membuat generasi milenial terlena, terutama dalam pengelolaan keuangan. Tak sedikit dari mereka terjerumus dalam masalah finansial karena tidak mampu mengendalikan pengeluaran. Padahal, keuangan yang sehat adalah fondasi penting untuk mewujudkan berbagai impian di masa depan.

Maka dari itu, generasi milenial perlu serius mengatur keuangan. Berikut cara mengelola keuangan yang ampuh untuk masa depan lebih cerah.

1. Tentukan tujuan finansial

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan adalah menentukan tujuan finansial secara jelas dan mendetail. Kamu bisa membagi tujuan finansial dalam dua kategori, yakni kebutuhan jangka pendek dan panjang.

Adapun pos kebutuhan jangka pendek terdiri dari biaya makan, transportasi, pulsa, dan cicilan. Atur bujet masing-masing pos sejak awal agar pengeluaran tidak melebihi batas kemampuan.

Sementara itu, beberapa hal yang termasuk dalam kebutuhan jangka panjang adalah biaya pernikahan, rumah, kendaraan, dana pensiun, dan lain sebagainya. Tentukan biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Dengan demikian, kamu bisa menentukan pos tabungan yang diperlukan setiap bulannya.

2. Siapkan dana darurat

Saat menentukan tujuan finansial, pastikan untuk menyertakan pos dana darurat sebagai salah satu prioritas dalam perencanaan keuanganmu. Dana darurat berfungsi untuk membantumu dalam menghadapi situasi darurat, seperti tiba-tiba sakit, ponsel hilang, atau kehilangan pekerjaan.

Sebetulnya, tidak ada aturan baku terkait jumlah dana darurat yang perlu kamu simpan. Namun, kebanyakan perencana keuangan profesional menyarankan besaran dana darurat setidaknya setara dengan pengeluaran selama enam bulan. Kamu juga harus memastikan dana darurat disimpan di instrumen yang mudah dicairkan.

3. Bijak kelola layanan finansial

Pemanfaatan layanan pembiayaan melalui kartu kredit atau financial technology ( fintech), sebenarnya bukan merupakan hal yang tabu dan sah-sah saja dilakukan, asalkan nominal sesuai dengan kemampuan bayar dan digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif.

Kemudian, layanan tersebut juga bisa bermanfaat untuk situasi-situasi mendesak. Misalnya, saat dompet tertinggal atau saldo menipis di akhir bulan, kamu bisa menggunakan fasilitas pinjaman pascabayar seperti GoPay PayLater.

GoPay PayLater adalah metode pembayaran yang bisa digunakan untuk berbagai layanan Gojek, seperti Go-Ride, Go-Car, Go-Food, Go-Bills, dan lain sebagainya. Pembayaran ini menggunakan saldo yang telah disediakan GoPay PayLater.

Nantinya, pembayaran saldo yang telah digunakan tersebut dilakukan pada akhir bulan sehingga kamu cukup sekali isi saldo untuk membayar semua transaksi. Dengan demikian, kamu bisa lebih mudah mengatur pengeluaran bulanan.

Selain itu, GoPay PayLater juga bebas bunga karena menggunakan sistem biaya langganan. Biaya itu hanya ditagih hanya satu kali saja di bulan kamu menggunakan GoPay PayLater.

Kelebihan lainnya, GoPay PayLater memiliki tampilan dan fitur baru yang memudahkan kamu dalam bertransaksi. Cukup sekali klik, kamu bisa mengetahui aktivasi akun sekaligus mengetahui limit, fungsi fitur, dan biaya langganan.

Kemudian, fitur ini juga punya halaman konfirmasi yang akan muncul saat memilih metode pembayaran. Jadi, kamu bisa terhindar dari transaksi yang tidak disengaja.

Selain itu, kamu bisa memanfaatkan fitur riwayat transaksi untuk merekap seluruh transaksi di aplikasi Gojek. Mengatur pengeluaran bulanan pun jadi lebih mudah.

Fasilitas ini bisa dinikmati bagi pelanggan terpilih. Untuk memenuhi kriteria agar terpilih, kamu hanya perlu meningkatkan transaksi menggunakan GoPay saat memesan layanan Gojek.

Cara daftar PayLater pun mudah dan bisa dilakukan di aplikasi Gojek. Pertama, buka aplikasi Gojek dan klik menu “More” yang ada pada layanan Go-Pay. Lalu, klik menu “PayLater” untuk aktivasi fitur tersebut.

Setelah itu, tunggu beberapa saat sampai layar smartphone menampilkan halaman utama PayLater. Pada halaman ini, kamu bisa menemukan semua informasi tentang PayLater. Pastikan untuk membaca seluruh ketentuan untuk pengalaman PayLater Gojek terbaik.

4. Investasi sejak dini

Setelah pos dana darurat dan utang dapat terpenuhi dengan lancar, kamu harus mulai berinvestasi. Dengan begitu, kamu bisa mengembangkan aset-aset yang dimiliki sehingga tujuan finansial, terutama jangka panjang bisa segera tercapai.

Saat ini, ada banyak instrumen investasi yang tersedia dan bisa kamu pilih. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam berinvestasi. Jangan tergiur dengan iming-iming imbal besar dalam waktu singkat agar tidak terjerumus dalam jebakan investasi bodong. Pilihlah investasi yang aman dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pilih instrumen investasi sesuai profil risiko investasi yang kamu miliki. Untuk permulaan, kamu bisa pilih instrumen investasi yang berisiko kecil.

Itulah deretan tips ampuh mengelola keuangan bagi generasi milenial yang bisa kamu terapkan. Kelola keuangan dengan bijak agar kamu bisa memiliki masa depan yang lebih cerah.

Exit mobile version