wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Suara Warga

Imunogenesitas Vaksin COVID-19

doddodydod by doddodydod
12 Januari 2021
in Suara Warga
0
Imunogenesitas Vaksin COVID-19
0
SHARES
8
VIEWS

Pertama adalah bagaimana menentukan kriteria respons imun yang dihasilkan oleh vaksin dianggap “berhasil baik”. Idealnya hal ini didapat dengan membandingkan respon imun akibat vaksin dibandingkan dengan respon imun yang timbul secara alamiah.

Sulitnya, karena COVID-19 baru sekitar satu tahun maka sampai sekarang para ahli masih menganalisa bagaimana sebenarnya efek respons imun yang terjadi secara alamiah, sehingga angka pembanding memang belun ada secara pasti. Karena belum ada nilai pembanding yang sahih maka interpertasi hasil tentang respon imunnya terbentuk memang dapat saja menjadi ajang perbedaan pendapat para pakar.

Tantangan kedua, belum tersedianya standarisasi global secara baku tentang variasi metodologi pemeriksaan respons imun ini. Misalnya saja, ada beberapa teknik immunoassay yang mungkin digunakan untuk menilai satu saja bentuk respons imun, seperti contohnya antibodi netralisasi. Juga, mungkin ada perbedaan dalam reagen yang dipakai dan atau proses skrining yang dilakukan. Karena berbagai variasi metodologi di berbagai laboratorium di dunia maka memang belum terlalu mudah membandingkan data imunogenesitas dari berbagai vaksin COVID-19 yang ada.

Di kepustakaan memang ada laporan perbandingan imunogenesitas beberapa jenis vaksin, misalnya antara BNT162b1 dan BNT162b2 yang dipublikasi di New England Journal of Medicine 17 Desember 2020, atau pada vaksin ChAdOx1 nCoV-19 yang dibandingkan pada usia muda dan tua sebagaimana dilkaporkan pada jurnal Lancet 18 November 2020, tapi semuanya memang sudah dirancang sejak awal dengan metodologi dan teknik serta reagen yang sama, sehingga hasilnya memang dapat diperbandingkan, semacam “apple to apple”. Hal ini tidak dapat diterapkan pada uji klinik vaksin COVID-19 yang berbeda yang dilakukan dengan metodologi masing-masing yang mungkin tidak sama.

Untuk menilai imunogenesitas suatu vaksin maka para penelitian biasanya menilai dua hal, yaitu antibodi dan sel T. Secara umum antibodi dapat dinilai dalam aspeknya untuk mengikat (“binding”) dan kegiatan netralisasi (“neutralizing”). Jadi ada yang bersifat mengikat (“binding”) untuk membuat tanda (“marking”) sehingga dapat dihancurkan oleh mekanisme imun yang ada, dan ada pula yang langsung bersifat netralisasi yang langsung menghambat kemungkinan virus menginfeksi sel di tubuh manusia.

Untuk netralisasi ini seringkali digunakan kriteria berapa konsentrasi untuk dapat menetralisasi 50%, 80% atau 90% dari virus yang ada. Di pihak lain, sel T dapat mengaktifkan respon imun melalui berbagai cara. Ada beberapa jenis sel T yang berhubungan dengan COVID-19, antara lain sel T “helper” dan sel T sitotoksik. Sel T “helper” akan memproduksi semacam signal yang akan merangsang sistem imun, sementara sel T sitotoksik memang langsung mengeliminasi infeksi yang ada.

Pemahaman yang lengkap dan rinci memang amat diperlukan dalam menilai kinerja vaksin COVID-19, suatu modalitas penting dalam penanggulangan pandemi sekarang ini.

 

 

 

**Penulis adalah Prof Tjandra Yoga Aditama, Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Mantan Direktur WHO SEARO dan Mantan Dirjen P2P & Ka Balitbangkes

Tags: Health Info
doddodydod

doddodydod

Related Posts

Polisi Hong Kong Kunjungi Korlantas Polri
Suara Warga

Delegasi Polisi Hong Kong Kagum dengan Sistem Penegakan Hukum ETLE di Indonesia

21 Januari 2026
Langkah Strategis Chery Group: Resmikan Showroom Lepas Pertama di Indonesia untuk Standar Baru Kendaraan Listrik
Suara Warga

Langkah Strategis Chery Group: Resmikan Showroom Lepas Pertama di Indonesia untuk Standar Baru Kendaraan Listrik

19 Januari 2026
Kakorlantas Polri
Suara Warga

Korlantas Polri Distribusikan 315 Unit ETLE Mobile Handheld Presisi ke Seluruh Indonesia

17 Januari 2026
Next Post
Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Kondisi Katak setelah Divaksin

Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ini Kondisi Katak setelah Divaksin

WHO Klaim Negara Miskin Terima Vaksin Corona COVID-19 Mulai Akhir Januari

WHO Klaim Negara Miskin Terima Vaksin Corona COVID-19 Mulai Akhir Januari

BPOM Tegaskan Semua Vaksin COVID-19 yang Akan Dipakai Indonesia Harus Dapat EUA

BPOM Tegaskan Semua Vaksin COVID-19 yang Akan Dipakai Indonesia Harus Dapat EUA

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Jelang Nataru, Ditjen Hubdat Gelar Rampcheck Serentak di Terminal dan Lokasi Wisata Mulai 7 November

Jelang Nataru, Ditjen Hubdat Gelar Rampcheck Serentak di Terminal dan Lokasi Wisata Mulai 7 November

3 bulan ago
Campak

Waspada Bahaya Campak, Kenali Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Komplikasinya

5 bulan ago
Menakar Pelanggaran Lalu Lintas dan Realisasi Tindakan

Menakar Pelanggaran Lalu Lintas dan Realisasi Tindakan

5 tahun ago
Target Herd Immunity, Kodam Jaya Gelar Vaksinasi Massal di 10 Titik

Target Herd Immunity, Kodam Jaya Gelar Vaksinasi Massal di 10 Titik

5 tahun ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Bansos Berita Berita Jawa Tengah Berita Terkini Bisnis DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Internasional Irjen Agus Suryonugroho Islam Israel Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik Megapolitan MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah Peristiwa Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Donald Trump Ngotot Ingin Kuasai Greenland, Ini Alasan di Baliknya

Bupati Pati Sudewo Dibawa ke Semarang Setelah Pemeriksaan KPK

Ormas Gerakan Rakyat Resmi Menjadi Partai Politik

Pembangunan Jembatan Dumai-Melaka: Perjalanan Indonesia ke Malaysia Hanya 40 Menit

Langkah Strategis Chery Group: Resmikan Showroom Lepas Pertama di Indonesia untuk Standar Baru Kendaraan Listrik

Presiden Prabowo dan Jokowi Hadir Menjadi Saksi Pernikahan Agung Surahman di TMII

Trending

Polisi Hong Kong Kunjungi Korlantas Polri
Suara Warga

Delegasi Polisi Hong Kong Kagum dengan Sistem Penegakan Hukum ETLE di Indonesia

by doddodydod
21 Januari 2026
0

Jakarta – Delegasi dari Hong Kong Police Force (HKPF) melakukan kunjungan kerja ke Korps Lalu Lintas (Korlantas)...

Machfud Arifin Puji Kecanggihan ETLE Drone Milik Korlantas Polri

Anggota DPR Machfud Arifin Puji Kecanggihan ETLE Drone Milik Korlantas Polri

21 Januari 2026
32.000 Pegawai SPPG jadi PPPK Mulai 1 Februari

32.000 Pegawai SPPG BGN Segera Jadi PPPK

21 Januari 2026
Donald Trump ngotot kuasai Greenland, Kenapa

Donald Trump Ngotot Ingin Kuasai Greenland, Ini Alasan di Baliknya

21 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo Dibawa ke Semarang Setelah Pemeriksaan KPK

Bupati Pati Sudewo Dibawa ke Semarang Setelah Pemeriksaan KPK

20 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz