Sulut Setop Sementara Suntik Vaksin AstraZeneca, Menkes Budi: Kajian di Komnas KIPI

Liputan6.com, Jakarta Menyoal Sulawesi Utara (Sulut) menghentikan sementara penyuntikkan vaksin AstraZeneca, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan laporan tersebut akan dikaji lebih lanjut oleh Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Penghentian sementara penyuntikkan vaksin AstraZeneca di Sulut dilakukan karena ada beberapa warga yang merasakan dampak, seperti demam, menggigil, sakit kepala, badan terasa sakit, dan lemas usai divaksin. Tindak lanjut penggunaan vaksin AstraZeneca saat ini tengah menunggu hasil investigasi.

“Kalau terjadi KIPI, prosedurnya dilaporkan Komite Daerah (Komda) KIPI masing-masing, kemudian baru laporan ke Komnas KIPI,” terang Budi saat diskusi daring baru-baru ini, ditulis Senin, 29 Maret 2021.

“Setahu saya, memang yang (penghentian) AstraZeneca di Sulut sudah di tangani di Komda. Selanjutnya, nanti Komnas KIPI yang akan bicara (hasil investigasi).”

Meski terjadi KIPI dan penghentian sementara di Sulut, provinsi tersebut bukan masuk kategori yang banyak menggunakan vaksin AstraZeneca. Vaksin AstraZeneca paling banyak disuntikkan di Bali dan Jawa Timur.

“Tapi yang disuntik (pakai vaksin AstraZeneca) paling banyak bukan di Sulut. Paling banyak suntiknya di Bali, Jawa Timur. Saya enggak dengar ada KIPI-nya sampai sekarang. Sulut sedikit sekali (suntik vaksin AstraZeneca), mungkin di bawah 1.000, mungkin juga di bawah 500 yang disuntik,” imbuh Budi Gunadi.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Exit mobile version