wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Beranda

Gajah Tesso Nilo Riau Cuma Tersisa 150 Ekor Hutannya Berubah Jadi Kebun

Salma Hasna by Salma Hasna
27 November 2025
in Beranda, Hot News
0
Hutan Tesso Nilo Berubah Kebun, Populasi Gajah Sumatera Tersisa 150 Ekor

Hutan Tesso Nilo Berubah Kebun, Populasi Gajah Sumatera Tersisa 150 Ekor

0
SHARES
3
VIEWS

PEKANBARU – Populasi Gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, mengalami pengurangan jumlah. Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, menyatakan bahwa saat ini individu gajah liar di TNTN diperkirakan hanya berjumlah 150 ekor.

Meskipun terjadi penurunan dari data tahun 2004 yang mencatat sekitar 200 ekor, Heru menyebut kondisi populasi saat ini masih tergolong stabil.

“Kalau jumlahnya memang berkurang, cuma kan tidak drastis. Kalau saya katakan masih stabillah populasinya. Misalnya tahun 2004 berjumlah sekitar 200 ekor, saat ini sekitar 150 ekor,” kata Heru saat berbincang dengan Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (25/11/2025).

Di dalam TNTN, Gajah Sumatera terbagi menjadi dua kantong besar, yakni Tesso Utara dan Tesso Tenggara. Tesso Utara menampung satu kelompok gajah berjumlah sekitar 30 ekor, sementara Tesso Tenggara menjadi rumah bagi sekitar 120 ekor, terbagi dalam tiga atau empat kelompok.

Faktor utama yang menyebabkan menurunnya populasi dan meningkatnya kerentanan gajah adalah perambahan hutan. Masifnya alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan, khususnya kelapa sawit, membuat habitat alami gajah semakin terjepit. Kondisi ini membuat gajah kesulitan mendapatkan makanan dan obat-obatan dari tanaman alami hutan.

Heru menekankan bahwa hutan alami TNTN berfungsi sebagai sumber kehidupan utama bagi satwa. “Gajah itu butuh hutan primer atau hutan alami. Karena disitu tempat makanan yang beragam. Termasuk obat-obatan untuk dia di hutan alam Tesso Nilo,” jelas Heru. Ia menambahkan, “Jadi kenapa penting (menjaga) Tesso Nilo, karena itu apoteknya saya katakan. Apotek satwa liar ya di Tesso Nilo, karena hutan alaminya masih ada. Makanya perkembangan gajah bagus di sana.”

Oleh sebab itu, Heru meminta agar perambahan harus dihentikan demi mencegah kepunahan satwa terbesar di muka bumi itu.

Dampak perambahan hutan TNTN ternyata tidak hanya mengancam satwa, tetapi juga berimbas langsung kepada manusia, salah satunya risiko bencana banjir.

Desa Air Hitam dan Lubuk Kembang Bunga di Pelalawan, misalnya, hampir setiap tahun dilanda banjir. Ini terjadi karena hutan TNTN berfungsi sebagai kawasan hulu sungai. “Hulu sungainya kan ada di Taman Nasional Tesso Nilo. Sungai Nilo yang bermuara ke Sungai Kampar, itu kan hulunya ada di Teso Nilo. Jadi bukan hanya gajah yang terdampak, tapi kehidupan manusia juga mengalami masalah,” tutup Heru.

Tags: Perambahan HutanPopulasi Gajah SumateraRiauTesso Nilo
Salma Hasna

Salma Hasna

Related Posts

Bukan Sekadar Tilang! Kakorlantas Irjen Agus Bekali Polantas Dasar Hukum Pathfinder di Masa Tanggap Darurat
Beranda

Bukan Sekadar Tilang! Kakorlantas Irjen Agus Bekali Polantas Dasar Hukum Pathfinder di Masa Tanggap Darurat

4 Desember 2025
Update BNPB Banjir Sumatera, 753 Meninggal Dunia, Korban Banjir Longsor Sumut Sumbar Aceh, Penanganan Korban Hilang, Data Bencana Sumatera.
Beranda

Kabar Duka Banjir Sumatera: Update BNPB Catat 753 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor

3 Desember 2025
1,4 Juta Hektar Hutan Hilang! Walhi Sebut Banjir Sumatera adalah Akumulasi Deforestasi Parah
Beranda

1,4 Juta Hektar Hutan Hilang! Walhi Sebut Banjir Sumatera adalah Akumulasi Deforestasi Parah

3 Desember 2025
Next Post
Konflik Tesso Nilo Memanas: Duduk Perkara Penertiban Hutan yang Menjepit Ribuan Warga

Konflik Tesso Nilo Memanas: Duduk Perkara Penertiban Hutan yang Menjepit Ribuan Warga

Ira Puspa Dewi

Keputusan Prabowo: Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, Apa Makna Hukumnya?

Bom papua

Siapa Bertanggung Jawab atas Penggunaan Bom? Publik Menuntut Jawaban Transparan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Korlantas Polri Targetkan 452 Satpas Layani Perpanjang SIM Lewat Sinar

Korlantas Polri Targetkan 452 Satpas Layani Perpanjang SIM Lewat Sinar

4 tahun ago
Puncak Arus Balik, Angkasa Pura II Pastikan Ketersediaan Alat Rapid Test Antigen

Puncak Arus Balik, Angkasa Pura II Pastikan Ketersediaan Alat Rapid Test Antigen

5 tahun ago
Arus Balik Mudik Lebaran, Kegiatan Swab Test Antigen Covid-19 untuk Pemudik Diperpanjang Sepekan

Arus Balik Mudik Lebaran, Kegiatan Swab Test Antigen Covid-19 untuk Pemudik Diperpanjang Sepekan

5 tahun ago
Dikritik Lamban, Pemerintah Prancis Janji Bakal Proses Vaksin COVID-19 Lebih Cepat

Dikritik Lamban, Pemerintah Prancis Janji Bakal Proses Vaksin COVID-19 Lebih Cepat

5 tahun ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Bansos Berita Berita Jawa Tengah Berita Terkini Bisnis DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Internasional Islam Israel Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik Megapolitan MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah pemprov dki Peristiwa Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Kabar Duka Banjir Sumatera: Update BNPB Catat 753 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor

1,4 Juta Hektar Hutan Hilang! Walhi Sebut Banjir Sumatera adalah Akumulasi Deforestasi Parah

Penutupan Operasi Zebra 2025, Ungkap Dampak Positif ke Keselamatan Lalu Lintas

Irjen Agus Suryonugroho Dinobatkan Mitra Terbaik! Kakorlantas Terima Sutami Awards 2025 Kategori Pengawasan Infrastruktur

Kakorlantas Cek Kesiapan Smart City Yogyakarta untuk Pengamanan Nataru 2025-2026

Evaluasi Hari ke-13 Operasi Zebra 2025, Konsistensi dan Penguatan Kinerja Nasional

Trending

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol.Agus Suryonugroho
Suara Warga

Korlantas Polri Permudah Pengurusan Dokumen Lalu Lintas untuk Korban Bencana di Sumatra

by doddodydod
7 Desember 2025
0

Jakarta - Sejumlah wilayah di Sumatra mengalami bencana hidrometeorologi yang menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan aktivitas masyarakat, serta...

Polres Pidie

Kasat Lantas Polres Pidie Jaya dan Personel Gelar Bakti Sosial Peduli Bencana di Posko Bantuan

6 Desember 2025
Bukan Sekadar Tilang! Kakorlantas Irjen Agus Bekali Polantas Dasar Hukum Pathfinder di Masa Tanggap Darurat

Bukan Sekadar Tilang! Kakorlantas Irjen Agus Bekali Polantas Dasar Hukum Pathfinder di Masa Tanggap Darurat

4 Desember 2025
Update BNPB Banjir Sumatera, 753 Meninggal Dunia, Korban Banjir Longsor Sumut Sumbar Aceh, Penanganan Korban Hilang, Data Bencana Sumatera.

Kabar Duka Banjir Sumatera: Update BNPB Catat 753 Jiwa Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor

3 Desember 2025
1,4 Juta Hektar Hutan Hilang! Walhi Sebut Banjir Sumatera adalah Akumulasi Deforestasi Parah

1,4 Juta Hektar Hutan Hilang! Walhi Sebut Banjir Sumatera adalah Akumulasi Deforestasi Parah

3 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz