Jakarta – Anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Cipularang bersama petugas Jasa Marga menunjukkan aksi sigap membantu seorang pengemudi yang mengalami pecah ban di ruas Tol Cipularang pada Selasa (17/2/2026). Tindakan cepat tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Agus Suryonugroho.
Irjen Agus menyatakan bahwa bantuan yang diberikan personel PJR tersebut merupakan implementasi dari program ‘Polantas Menyapa dan Melayani’ yang tengah digalakkan oleh Korlantas Polri. Ia menilai aksi ini sebagai bukti nyata transformasi pelayanan Polri yang lebih dekat dengan masyarakat dan penuh kepedulian.
“Saya Kakorlantas Polri memberikan apresiasi kepada personel PJR Cipularang berkolaborasi dengan petugas Jasa Marga yang dengan sigap membantu warga di jalan tol. Inilah roh dari pelayanan kita, Polantas hadir sebagai solusi dan penolong saat masyarakat dalam kesulitan,” ucap Irjen Agus kepada wartawan di Jakarta.
Kejadian bermula ketika sebuah kendaraan pribadi mengalami pecah ban di bahu jalan Tol Cipularang. Petugas PJR bersama Jasa Marga yang sedang berpatroli langsung menepi dan membantu pengemudi tersebut. Di bawah terik matahari, para petugas membantu mengganti ban serep, sehingga pengemudi bisa melanjutkan perjalanan dengan aman.
Pengemudi yang dibantu mengungkapkan rasa terima kasihnya dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @pjrcipularang, “Terima kasih Pak Polisi, PJR dan petugas Jasa Marga sudah membantu. Ban saya kempes, lalu ditolong sama bapak polisi dan Jasa Marga. Terima kasih.”
Menurut Irjen Agus, aksi ini merupakan wujud filosofi menjadikan jalan raya sebagai ruang peradaban. Ia menegaskan pentingnya menggunakan otoritas Polantas untuk memuliakan kemanusiaan dan mengapresiasi kebersamaan antara Polantas dan petugas Jasa Marga dalam membantu masyarakat di lapangan.
“Polantas bukan hanya soal tilang atau mengatur lalu lintas. Kita ingin meruntuhkan sekat antara petugas dan masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, semangat melayani harus menjadi urat nadi setiap anggota,” tegas Irjen Agus.
Kakorlantas berharap agar aksi-aksi semacam ini menjadi tradisi di lingkungan Polantas se-Indonesia, terutama saat menghadapi momen besar seperti libur panjang atau arus mudik.
“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran agar jangan pernah ragu untuk turun tangan. Sapa masyarakat dengan hati, layani dengan profesional. Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman karena Polantas adalah sahabat mereka di jalan raya,” pungkasnya.












