CIPALI – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung kawasan KM 81 Jalan Tol Cipali. Kunjungan ini dilakukan pada Selasa (24/2/2026) sebagai persiapan Operasi Ketupat 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polantas mengusung semangat besar yaitu “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Irjen Agus ingin memastikan pengamanan arus mudik tahun ini berjalan sangat optimal. Kehadiran negara di jalan raya harus dirasakan langsung oleh masyarakat.
Irjen Agus menegaskan bahwa KM 81 akan menjadi lokasi check point terpadu. Titik ini berfungsi sebagai pusat pemeriksaan kendaraan dan juga pengemudi. Fokus utama pemeriksaan adalah angkutan umum seperti bus dan travel. Polantas bekerja sama secara kolaboratif dengan berbagai instansi terkait. Transformasi eks rest area menjadi posko pemeriksaan bertujuan mendukung kelancaran lalu lintas. Keselamatan perjalanan masyarakat menjadi prioritas paling utama bagi Korlantas Polri.
“Negara hadir, stakeholder semuanya hadir. Ada satu program yang tahun lalu belum kita lakukan, yaitu check point pemeriksaan kendaraan,” ujar Irjen Agus.
Pemeriksaan Kelaikan Bus Dan Kesehatan Pengemudi
Fungsi utama check point KM 81 adalah memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Petugas akan mengecek kelaikan bus penumpang secara menyeluruh. Selain teknis kendaraan, kondisi kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian serius. Tim kesehatan akan melakukan pengecekan fisik kepada para sopir bus. Hal ini dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan atau sakit. Polantas juga memeriksa kelengkapan administrasi seperti SIM, STNK, dan surat izin jalan.
Kakorlantas Polri menekankan bahwa bus dan travel memiliki tingkat risiko yang tinggi. Moda transportasi ini mengangkut banyak nyawa dalam satu kali perjalanan. Oleh karena itu, pengawasan ketat harus dilakukan sejak titik keberangkatan. Irjen Agus mengimbau para operator transportasi untuk menyiapkan armada dengan sangat baik. Sistem pengawasan berlapis ini akan diterapkan oleh seluruh Polda di Indonesia. Tujuannya adalah menciptakan standar keselamatan yang sama di setiap jalur mudik.
“Prioritas pertama adalah bus penumpang termasuk travel. Kami pastikan kendaraan laik jalan dan pengemudi sehat,” jelas Kakorlantas Polri.
Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Bersama
Pelaksanaan check point ini melibatkan sinergi kuat antarlembaga negara. Jasa Raharja memberikan dukungan layanan kesehatan di lokasi pemeriksaan. Petugas kepolisian fokus pada dokumen kendaraan dan ketertiban lalu lintas. Sementara itu, petugas Kementerian Perhubungan memeriksa aspek teknis kelaikan jalan. Mekanisme pemeriksaan akan disesuaikan secara dinamis dengan situasi di lapangan. Pemeriksaan bisa dilakukan secara acak maupun menyeluruh terhadap semua bus.
Irjen Agus Suryonugroho berharap persiapan matang ini mampu menekan angka kecelakaan. Operasi Ketupat 2026 harus memberikan rasa aman yang nyata bagi pemudik. Masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman harus sampai dengan selamat. Polantas berkomitmen menjaga kelancaran arus mudik di sepanjang Tol Cipali. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengamanan tahun ini. Mari kita wujudkan mudik yang aman agar keluarga di rumah merasa bahagia.
