wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Suara Warga

Molase atau Tetes Tebu Sebagai Produk Sampingan Gula, Adakah Manfaatnya?

admin wargabicara by admin wargabicara
4 November 2020
in Suara Warga
0
Istana Akui Ada Kekeliruan Di UU Ciptaker Yang Diteken Jokowi, Sebut Tak Pengaruhi Implementasi
0
SHARES
82
VIEWS

Sehatq.com – Gula pasir merupakan pemanis yang sudah sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Ternyata, dalam pembuatannya, gula pasir memiliki produk sampingan yang juga digunakan sebagai pemanis. Produk sampingan ini disebut dengan molase atau tetes tebu. Apakah molase atau tetes tebu lebih sehat dibandingkan gula pasir?

Mengenal apa itu molase atau tetes tebu

Molase atau tetes tebu adalah produk sampingan gula pasir yang juga digunakan sebagai pemanis. Molase tersedia dalam bentuk sirup yang kental dengan warna yang gelap. 

Proses untuk mendapatkan molase tersebut diawali dengan penghancuran tebu untuk mengambil air perasannya. Air tebu kemudian dipanaskan hingga pada akhirnya menghasilkan kristal gula. Cairan yang tertinggal setelah kristal gula diambil inilah yang disebut dengan molase atau tetes tebu.

Proses di atas akan diulangi oleh produsen gula hingga beberapa kali pemanasan. Tiap satu kali pemanasan akan menghasilkan jenis molase yang memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Salah satu jenis molase yang terkenal yakni molase blackstrap. Molase blackstrap didapatkan dari tiga kali pemanasan. 

Molase umum digunakan sebagai pemanis, termasuk untuk membuat kue. Namun, tiap-tiap molase yang dihasilkan dari tingkat pemanasan akan memberikan karakteristik yang berbeda. Sementara itu, jika dilihat dari nutrisinya, molase blackstrap dilaporkan lebih menyehatkan karena mengandung lebih banyak mineral dan vitamin. 

Kandungan nutrisi molase atau tetes tebu

Tak seperti saudaranya, yakni gula pasir, tetes tebu secara umum mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin. Berikut ini nutrisi yang kita dapatkan dari setiap satu sendok makan atau 20 gram molase serta persentasenya untuk kecukupan kebutuhan harian:

  • Mangan: 13%
  • Magnesium: 12%
  • Tembaga: 11%
  • Vitamin B6: 8%
  • Selenium: 6%
  • Kalium: 6%
  • Besi: 5%
  • Kalsium: 3%

Satu sendok makan molase atau tetes tebu menyumbangkan kalori sekitar 58. 

Apakah molase atau tetes tebu menyehatkan bagi tubuh?

Walau molase mengandung beberapa jenis nutrisi mikro, molase tetaplah tinggi dengan gula. Mengonsumsi panganan bergula tinggi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai kondisi medis, termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan obesitas.

Molase bisa dikonsumsi sewajarnya jika Anda memang hendak mencari alternatif yang “sedikit” lebih sehat dibandingkan gula pasir. Namun, jika ingin mencari vitamin dan mineral dari makanan yang lebih sehat, sayuran dan buah-buahan tentu menjadi pilihan terbaik.

Potensi manfaat molase atau tetes tebu

Menurut beberapa laporan yang masih perlu dikaji lebih lanjut, molase memiliki beberapa potensi manfaat untuk kesehatan. Potensi manfaat molase atau tetes tebu tersebut, termasuk:

1. Mengendalikan radikal bebas

Molase blackstrap sebagai jenis tetes tebu paling sehat mengandung lebih banyak zat antioksidan dibandingkan madu, nektar agave, dan sirup maple. Antioksidan di dalam molase berpotensi untuk mengendalikan radikal bebas berlebih. Riset lanjutan diperlukan untuk mengkaji manfaat ini.

2. Menjaga kesehatan tulang

Molase mengandung mineral seperti tembaga, zat besi, kalsium, dan selenium. Mineral-mineral tersebut dikaitkan dengan manfaatnya untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, mengingat kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu lebih banyak mengandung mineral di atas, Anda tentu lebih disarankan memilih bahan-bahan pangan tersebut ketimbang molase atau tetes tebu.

Efek samping mengonsumsi molase atau tetes tebu

Pada dasarnya, molase atau tetes tebu aman dikonsumsi jika tidak berlebihan. Namun, walau memang menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan gula pasir, molase tetap dapat menimbulkan efek samping, seperti feses berair dan diare. 

Penderita sindrom iritasi usus dan masalah pencernaan lain disarankan untuk tidak mengonsumsi pemanis ini. Begitu pula, jika Anda menderita diabetes, molase atau tetes tebu tentu dapat berbahaya.

admin wargabicara

admin wargabicara

Related Posts

korlantas
Suara Warga

Keselamatan Jadi Prioritas, Kinerja Korlantas Polri 2025 Tuai Apresiasi

1 Januari 2026
One way arus balik
Suara Warga

Korlantas Polri Catat Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan di Tahun 2025

1 Januari 2026
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun
Suara Warga

Polri Perkuat Reformasi Internal, Praktik Pungli Jadi Perhatian Serius

31 Desember 2025
Next Post
Bukan Styrofoam, Kemasan Makanan Ini Ramah Lingkungan

Bukan Styrofoam, Kemasan Makanan Ini Ramah Lingkungan

Bukan Styrofoam, Kemasan Makanan Ini Ramah Lingkungan

Direktur BRI Jelaskan Dampak UU Cipta Kerja terhadap Perbankan

Bukan Styrofoam, Kemasan Makanan Ini Ramah Lingkungan

PNM salurkan pembiayaan mulai Rp 2 juta ke nelayan dan pembudidaya ikan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Warga Isolasi Mandiri di Samarinda Mengeluh Susah Dapat Oksigen

Warga Isolasi Mandiri di Samarinda Mengeluh Susah Dapat Oksigen

3 tahun ago
Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Kasdim 0817 Gresik Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Kasdim 0817 Gresik Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin

5 tahun ago
Buruknya Manajemen Garuda Ternyata ‘Warisan’ Sejak Dulu, Pemerintah Kena Getahnya

Buruknya Manajemen Garuda Ternyata ‘Warisan’ Sejak Dulu, Pemerintah Kena Getahnya

4 tahun ago
CDC: Kasus Reaksi Alergi Parah Vaksin COVID-19 Pfizer Ada tapi Sangat Jarang

CDC: Kasus Reaksi Alergi Parah Vaksin COVID-19 Pfizer Ada tapi Sangat Jarang

5 tahun ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Bansos Berita Berita Jawa Tengah Berita Terkini Bisnis DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Internasional Irjen Agus Suryonugroho Islam Israel Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik Megapolitan MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah Peristiwa Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

Keberhasilan Kakorlantas Polri Kelola Operasi Ketupat Dapat Apresiasi Presiden Dan DPR

Data Kakorlantas Polri Sebut 5512 Nyawa Terselamatkan Dari Kecelakaan Selama 2025

Langkah Humanis Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Rangkul Komunitas Jalanan

Pujian Cemara Institute Untuk Kakorlantas Polri Atas Transparansi Layanan Digital

Trending

korlantas
Suara Warga

Keselamatan Jadi Prioritas, Kinerja Korlantas Polri 2025 Tuai Apresiasi

by doddodydod
1 Januari 2026
0

Jakarta - Tahun 2025 menandai babak baru dalam perjalanan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dengan fokus utama...

One way arus balik

Korlantas Polri Catat Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan di Tahun 2025

1 Januari 2026
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Polri Perkuat Reformasi Internal, Praktik Pungli Jadi Perhatian Serius

31 Desember 2025
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

31 Desember 2025
Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz