wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Beranda

Viral Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden

Salma Hasna by Salma Hasna
9 Desember 2024
in Beranda, Hot News
0
Viral Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden
0
SHARES
31
VIEWS

WargaBicara.com – Petisi yang meminta pencopotan Gus Miftah Maulana Habiburrahman dari jabatannya sebagai Utusan Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan beredar luas di platform Change.org. Hingga Rabu, 4 Desember 2024 pukul 16.20 WIB, sudah lebih dari 2.300 orang yang menandatangani petisi ini. Angka tersebut terus bertambah, dan pada pukul 17.06 WIB, jumlahnya mencapai 2.549 tanda tangan.

Petisi ini muncul setelah video pernyataan Miftah yang dianggap menghina seorang pedagang es teh di Magelang, Jawa Tengah, viral di media sosial. Sebelumnya, aktivis perempuan dan penulis Kalis Mardiasih juga menyuarakan desakan agar Miftah dicopot dari jabatannya di pemerintahan.

Kalis Mardiasih melalui akun media sosial X pada Rabu, 4 Desember 2024 menegaskan, “Nggak ada pantas-pantasnya manusia yang merendahkan martabat kemanusiaan orang lain dititipi kekuasaan tertinggi buat ngurusi isu toleransi. Digaji mahal pakai APBN, menghinakan rakyat yang menggaji. Ora nduwe isin! PECAT.”

Miftah Merespons Desakan Pencopotan

Menanggapi desakan tersebut, Gus Miftah yang juga dikenal sebagai pendakwah, memberikan respons di kediamannya pada Rabu, 4 Desember 2024. Ia mengatakan, “Tidak usah tanya (soal desakan pencopotan) itu, itu bukan kewenangan saya.”

Tanggapan Politisi dan Masyarakat

Anggota DPR RI dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, menyatakan bahwa desakan publik terkait pencopotan Miftah merupakan bagian dari kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat. “Kalau soal desakan, sorotan publik, pandangan publik, tentu variatif,” ujar Jazilul saat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada hari yang sama.

Menurut Jazilul, banyak masyarakat yang merasa geram dengan ucapan Miftah yang dianggap menghina pedagang es teh tersebut. “Saya pikir kita dengar sajalah, kita dengar sebagai desakan, sebagai kegeraman. Setiap orang boleh kan menyampaikan pendapatnya, apalagi orang sedang geram. Ya kita gak bisa melarang,” tambahnya.

Viralnya Video dan Permintaan Maaf Miftah

Video yang menampilkan Miftah mengolok-olok seorang pedagang es teh saat mengisi pengajian di Magelang, Jawa Tengah, pada 20 November 2024, telah viral di media sosial. Dalam video tersebut, Miftah mengatakan kepada penjual es teh, “Es tehmu seh akeh ra? (Es tehmu masih banyak nggak?) masih? Yo kono didol goblok (Ya sana dijual bodoh). Dolen disek, nko lak durung payu, wes, takdir (Jual dulu, kalau belum laku, sudah, takdir).”

Setelah video tersebut viral, Miftah menyampaikan permintaan maafnya melalui video berdurasi satu menit pada Rabu, 4 Desember 2024. Dalam video tersebut, ia mengungkapkan penyesalan atas candaan yang dianggap berlebihan.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Miftah Maulana Habiburrahman, menanggapi yang viral hari ini. Yang pertama, dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kehilafan saya,” ujar Miftah.

Dia juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu akibat kegaduhan yang ditimbulkan. “Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu atas candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat berlebihan. Untuk itu, saya juga minta maaf,” tambahnya.

Miftah juga mengungkapkan bahwa ia telah mendapatkan teguran dari Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya, yang mengingatkan agar lebih berhati-hati dalam berbicara di depan publik. “Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat. Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab dari Kupang, untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,” kata Miftah.

Kasus ini mencerminkan dinamika hubungan antara pejabat publik dan masyarakat dalam era media sosial. Walaupun sudah meminta maaf, desakan untuk mencopot Gus Miftah dari jabatannya masih terus berkembang, menggambarkan tingginya perhatian publik terhadap sikap seorang pejabat yang dianggap tidak pantas. Publik pun terus menuntut agar pejabat yang mendapat gaji dari negara dapat menjaga ucapan dan tindakannya dengan lebih bijaksana, terutama dalam konteks kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Baca Juga : Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah Mendapat Hadiah Umrah dari Ustaz Fakhrurrazi

Tags: Gus MiftahGus Miftah MaulanaUtusan Presiden
Salma Hasna

Salma Hasna

Related Posts

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari
Beranda

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

31 Desember 2025
Data Kakorlantas Polri Sebut 5512 Nyawa Terselamatkan Dari Kecelakaan Selama 2025
Beranda

Data Kakorlantas Polri Sebut 5512 Nyawa Terselamatkan Dari Kecelakaan Selama 2025

31 Desember 2025
Langkah Humanis Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Rangkul Komunitas Jalanan
Beranda

Langkah Humanis Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Rangkul Komunitas Jalanan

31 Desember 2025
Next Post
Temukan Inovasi dan Kemewahan di Showroom GWM Fatmawati 11 Desember 2024!

Temukan Inovasi dan Kemewahan di Showroom GWM Fatmawati 11 Desember 2024!

Mundur dari Jabatan, Gus Miftah Tak Lagi Terima Gaji dan Fasilitas Setingkat Menteri

Mundur dari Jabatan, Gus Miftah Tak Lagi Terima Gaji dan Fasilitas Setingkat Menteri

Kakorlantas Polri Tetapkan Tiga Prioritas Pengamanan Arus Lalu Lintas Nataru 2024

Kakorlantas Polri Tetapkan Tiga Prioritas Pengamanan Arus Lalu Lintas Nataru 2024

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Vaksinasi Lansia, Satgas Buleleng Libatkan Personel TNI dan Polri

Vaksinasi Lansia, Satgas Buleleng Libatkan Personel TNI dan Polri

4 tahun ago
Penyekatan Pos Check Point PPKM Darurat Karangkates

Penyekatan Pos Check Point PPKM Darurat Karangkates

4 tahun ago
Perang Melawan Pinjol Ilegal, Polri: Hubungi Hotline Ini untuk Pengaduan

Perang Melawan Pinjol Ilegal, Polri: Hubungi Hotline Ini untuk Pengaduan

4 tahun ago
10 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Kota Malang

10 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Kota Malang

5 tahun ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Bansos Berita Berita Jawa Tengah Berita Terkini Bisnis DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Internasional Irjen Agus Suryonugroho Islam Israel Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik Megapolitan MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah Peristiwa Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

Keberhasilan Kakorlantas Polri Kelola Operasi Ketupat Dapat Apresiasi Presiden Dan DPR

Data Kakorlantas Polri Sebut 5512 Nyawa Terselamatkan Dari Kecelakaan Selama 2025

Langkah Humanis Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Rangkul Komunitas Jalanan

Pujian Cemara Institute Untuk Kakorlantas Polri Atas Transparansi Layanan Digital

Trending

korlantas
Suara Warga

Keselamatan Jadi Prioritas, Kinerja Korlantas Polri 2025 Tuai Apresiasi

by doddodydod
1 Januari 2026
0

Jakarta - Tahun 2025 menandai babak baru dalam perjalanan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dengan fokus utama...

One way arus balik

Korlantas Polri Catat Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan di Tahun 2025

1 Januari 2026
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Polri Perkuat Reformasi Internal, Praktik Pungli Jadi Perhatian Serius

31 Desember 2025
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

31 Desember 2025
Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz