wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Beranda

Mbok Yem, Penjaga Warung Legendaris di Puncak Gunung Lawu, Tutup Usia

Salma Hasna by Salma Hasna
25 April 2025
in Beranda, Hot News
0
Mbok Yem, Penjaga Warung Legendaris di Puncak Gunung Lawu, Tutup Usia
0
SHARES
72
VIEWS

Magetan — Kabar duka datang dari Gunung Lawu. Mbok Yem, atau yang dikenal dengan nama asli Wakiyem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada usia 82 tahun. Ia menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Rabu, 23 April 2025.

Kepala Dusun Cemoro Sewu, Agus, menyampaikan bahwa almarhumah meninggal dunia setelah lama menderita sakit. “Pernah turun gunung sejak sebelum puasa Ramadan kemarin karena sakit, lalu sempat dirawat di RSUD Ponorogo,” jelasnya.

Mbok Yem dikenal luas di kalangan para pendaki sebagai pemilik satu-satunya warung yang berdiri di dekat puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu. Warungnya telah menjadi tempat peristirahatan penting bagi para pendaki, baik sebelum mencapai puncak maupun saat perjalanan turun.

Warung Tertua di Puncak Gunung Lawu

Meski tidak ada catatan pasti sejak kapan warung tersebut berdiri, berbagai sumber menyebutkan bahwa warung Mbok Yem telah ada sejak tahun 1980-an. Warung ini menjadi tempat pengisian tenaga dan kehangatan di tengah dinginnya suhu puncak Lawu.

Sejak dulu, Mbok Yem selalu turun gunung menjelang Lebaran. Namun pada tahun ini, kondisi kesehatannya yang memburuk sejak Februari memaksanya untuk turun lebih awal, bahkan harus ditandu oleh enam orang.

Dari Pencari Jamu hingga Penjaga Warung

Sebelum membuka warung, Mbok Yem sempat menggantungkan hidup dengan mencari tumbuhan jamu di hutan Gunung Lawu. Ide membuka warung muncul setelah ia bertemu pendaki yang kelaparan karena tidak membawa bekal.

“Awalnya ada pendaki yang butuh makanan, lalu Mbok Yem memberikan bekal yang ia bawa untuk mencari jamu. Dari situ, dia mulai berjualan,” kenang sang anak.

Untuk memasok bahan makanan seperti beras dan minyak goreng, Mbok Yem bahkan harus naik turun gunung hingga tiga kali dalam seminggu, membawa beban hingga 35 kilogram. Ia menjalani semua itu saat jalur pendakian masih belum semudah sekarang.

Dapat Bantuan Listrik dari Pendaki

Tantangan lain yang dihadapi Mbok Yem adalah akses listrik di puncak gunung. Namun, pada awal 2019, seorang pendaki dari Jakarta menyumbangkan panel surya lengkap dengan tiga aki dan empat lampu.

“Bantuan itu sangat membantu, apalagi malam hari. Sebelumnya hanya pakai lampu minyak. Pendaki juga bisa ngecas HP di sini,” ujar Mbok Yem dalam salah satu kisah yang pernah dibagikannya.

Nasi Pecel di Puncak Gunung

Warung Mbok Yem terkenal dengan menu andalan nasi pecel telur ceplok, serta sajian lain seperti nasi soto dan rawon. Meski berada di lokasi ekstrem dan jauh dari akses mudah, harga makanan di warung ini terbilang terjangkau. Nasi pecel dijual mulai dari Rp13.000, sedangkan nasi soto dibanderol Rp15.000. Untuk minuman seperti kopi dan teh, harga dimulai dari Rp5.000.

Selama lebih dari empat dekade, kehadiran Mbok Yem di Gunung Lawu telah memberikan warna tersendiri bagi dunia pendakian di Indonesia. Sosoknya bukan hanya penjaja makanan, melainkan juga pelipur lara, tempat beristirahat, dan simbol ketangguhan perempuan di tengah kerasnya alam.

Kepergian Mbok Yem menjadi kehilangan besar bagi komunitas pendaki. Warungnya, yang selama ini berdiri sebagai saksi bisu perjuangan para penakluk Gunung Lawu, kini menjadi bagian dari sejarah yang tak terlupakan.

Baca Juga : Puncak Mudik Lebaran 2025 Capai 258 Ribu Kendaraan

Tags: Gunung LawuMbok Yem
Salma Hasna

Salma Hasna

Related Posts

Irjen-Pol-Agus-Suryonugroho
Beranda

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Wujudkan Negara Hadir Di Jalan

13 Februari 2026
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho
Beranda

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Kedepankan Budaya Menyapa

13 Februari 2026
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Perkuat ETLE Di Pekanbaru
Beranda

Langkah Kakorlantas Polri Pastikan Sistem ETLE Polantas Optimal

13 Februari 2026
Next Post
KPK Dalami Peran Windy Idol dan Kakaknya dalam Kasus TPPU Hasbi Hasan

KPK Dalami Peran Windy Idol dan Kakaknya dalam Kasus TPPU Hasbi Hasan

Hampir 2.000 CPNS 2024 Mengundurkan Diri, Ini Penjelasan BKN dan Pengamat

Hampir 2.000 CPNS 2024 Mengundurkan Diri, Ini Penjelasan BKN dan Pengamat

Hari Buruh 1 Mei: Sejarah, Makna, dan Fakta Menarik May Day

Hari Buruh 1 Mei: Sejarah, Makna, dan Fakta Menarik May Day

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Baru 22.000 Pemudik Balik ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diprediksi 21-22 Mei 2021

Baru 22.000 Pemudik Balik ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diprediksi 21-22 Mei 2021

5 tahun ago
Kapolri Ucapkan Selamat Natal saat Tinjau Pengamanan  Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta

Kapolri Ucapkan Selamat Natal saat Tinjau Pengamanan Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta

4 tahun ago
Cak Hud Siap Jadi Orang Pertama di Sidoarjo yang Divaksin Covid-19

Cak Hud Siap Jadi Orang Pertama di Sidoarjo yang Divaksin Covid-19

5 tahun ago
instagram @renjanyrah

Renjanyrah Siap Unjuk Gigi di Miss AI 2025: Langkah PT Qudo Buana Nawakara Promosikan Pariwisata Indonesia lewat Teknologi

8 bulan ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Berita Jawa Tengah Berita Terkini DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Info Lalin Internasional Irjen Agus Suryonugroho Islam Israel Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah Peristiwa Polantas Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Kedepankan Budaya Menyapa

Rapat Kakorlantas Paparkan Koordinasi Persiapan Operasi Ketupat Idul Fitri 2026 di Kemenko PMK

Divisi Humas Polri Wujudkan Pelayanan Informasi Berbasis Asta Cita

Langkah Kakorlantas Polri Pastikan Sistem ETLE Polantas Optimal

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Atur Rekayasa Mudik 2026

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Teken SKB Truk Mudik 2026

Trending

E-TLE Drone Patrol Presisi Korlantas 1
Suara Warga

Korlantas Polri Terapkan Operasi ETLE Drone Patrol di Lima Lokasi Strategis Jakarta

by doddodydod
14 Februari 2026
0

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini mengoperasikan sistem ETLE Drone Patrol Presisi di lima titik...

Pelaku Pencurian Ban Serep di Tol Cikampek

Polantas Induk Cikampek Gagalkan Pencurian Ban Serep di Tol, 4 Pelaku Ditahan

14 Februari 2026
Irjen-Pol-Agus-Suryonugroho

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Wujudkan Negara Hadir Di Jalan

13 Februari 2026
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Kedepankan Budaya Menyapa

13 Februari 2026
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho S.H, M.Hum

Rapat Kakorlantas Paparkan Koordinasi Persiapan Operasi Ketupat Idul Fitri 2026 di Kemenko PMK

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz