wargabicara.com
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga
No Result
View All Result
wargabicara.com
No Result
View All Result
Home Suara Warga

Lewat Gratieks, Kementan Berupaya Bangkitkan Emas Hijau dari Salatiga

admin wargabicara by admin wargabicara
10 Agustus 2020
in Suara Warga
0
Lewat Gratieks, Kementan Berupaya Bangkitkan Emas Hijau dari Salatiga
0
SHARES
9
VIEWS

Idntimes.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menargetkan pertumbuhan ekspor untuk sejumlah komoditas perkebunan hingga tiga kali lipat sampai lima tahun ke depan melalui kebijakan Gerakan Ekspor Tiga Kali Lipat (Gratieks). Mentan SYL pun mendorong agar para produsen dari hulu sampai eksportir mampu memacu produksi komoditas perkebunannya hingga tiga kali lipat.

“Harus dibantu oleh stakeholders lainnya, eksportir, pengusaha hingga di level paling bawah untuk mengembangkan. Tiga kali lipat ini dalam lima tahun karena perkebunan paling tidak tanam dua sampai tiga tahun baru bisa tumbuh,” ujar Mentan.

Untuk mendukung kebijakan Gratieks tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, mengatakan bahwa ada tujuh komoditas perkebunan yang saat ini memiliki potensi untuk peningkatan ekspor, yakni kopi, kakao, kelapa, jambu mete, lada, pala, dan vanili. Peningkatan produktivitas dan volume ekspor pada tujuh komoditas tersebut akan dilakukan melalui program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing (Grasida).

1. Kementan kembali mendorong dan menggalakkan pengembangan komoditas vanili

Untuk diketahui, komoditas perkebunan vanili pernah mengalami masa kejayaannya pada tahun 1980-an. Saat itu, harganya mencapai angka yang fantastis sehingga vanili mendapat julukan emas hijau karena harga jualnya di pasaran. Namun, karena harganya sempat terpuruk, para petani banyak yang membabat habis tanaman vanili di kebunnya.

Seiring adanya kenaikan harga dan perbaikan budi daya serta pengolahannya, Kementan kembali mendorong dan menggalakkan pengembangan komoditas vanili di daerah-daerah yang sebelumnya menjadi sentra produksi. Salah satunya di daerah Salatiga, Jawa Tengah. 

Tim identifikasi vanili yang terdiri atas Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya dan Balai Penelitian Rempah dan Obat (Balittro) serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah melakukan peninjauan ke lokasi yang menjadi awal mula penyebaran vanili di Salatiga dan sekitarnya, yakni di Desa Randu Acir, Kecamatan Argomulyo, pada pertengahan Juli lalu.

2. Hasil panen vanili Salatiga pada masa kejayaannya bisa untuk menyekolahkan anak hingga jenjang perguruan tinggi

Salah satu petani vanili di Desa Randu Acir yang masih melestarikan tanaman vanili dari tahun 1960 ialah Harjo (90). Menurutnya, vanili Salatiga pernah mencapai kejayaannya saat itu. Hasil panennya bisa untuk membeli ternak, lahan, dan menyekolahkan anak hingga jenjang perguruan tinggi. Namun, masa keemasan tersebut memudar ketika harga emas hijau itu jatuh di pasar internasional. Vanili lndonesia hanya dihargai Rp100 per kilogramnya. 

Saat ini, Harjo bersama putranya, Jito, tetap menekuni budi daya vanili di Randu Acir. Jito yang pensiunan PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan aktif bersama Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Griya Vanili Salatiga Semarang mengembangkan kembali vanili, tidak hanya di Randu Acir, tapi juga merambah ke daerah lain. 

3. Diperlukan pendampingan dan bimbingan agar vanili Salatiga kembali ke era kejayaannya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Salatiga Muhammad Haris mengungkapkan perlunya pendampingan dan bimbingan agar vanili Salatiga kembali ke era kejayaannya. Ia juga mengatakan akan terus mengupayakan pembangunan infrastruktur, terutama sumber air, agar perekonomian di Desa Randu Acir meningkat. 

Haris berharap, P4S Griya Vanili Salatiga Semarang yang bekerja sama dengan para pemulia vanili dari Balittro terus memberikan bimbingan kepada para petani agar vanili Salatiga meningkat kualitas dan daya saingnya. Haris juga berharap untuk BBPPTP Surabaya bisa membantu dengan benih vanili yang berkualitas.

“Sejarah membuktikan bahwa Salatiga turut berpotensi sebagai lumbung hasil bumi bernilai ekonomi tinggi, seperti vanili, kopi, karet, aren, kelapa, dan masih banyak lainnya. Ini selayaknya menjadi kekayaan bangsa sendiri dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar daerah tersebut pada khususnya,” pungkasnya.

admin wargabicara

admin wargabicara

Related Posts

Korlantas Polri
Suara Warga

Kakorlantas Ungkap 4 Klaster Pengamanan Untuk Ciptakan Arus Libur Nataru 2025 Aman dan Lancar

2 Januari 2026
korlantas
Suara Warga

Keselamatan Jadi Prioritas, Kinerja Korlantas Polri 2025 Tuai Apresiasi

1 Januari 2026
One way arus balik
Suara Warga

Korlantas Polri Catat Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan di Tahun 2025

1 Januari 2026
Next Post
Warga Diimbau Tidak Gelar Lomba 17 Agustusan

Warga Diimbau Tidak Gelar Lomba 17 Agustusan

Wajib Swab Dan Rapid Test Di Pesawat Siap Dihapus, Ini Nasib Tes Corona Di Kereta

Wajib Swab Dan Rapid Test Di Pesawat Siap Dihapus, Ini Nasib Tes Corona Di Kereta

Puluhan Warga di Pekanbaru Sapu Jalan Setengah Hari akibat Tak Pakai Masker di Tempat Umum

Puluhan Warga di Pekanbaru Sapu Jalan Setengah Hari akibat Tak Pakai Masker di Tempat Umum

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Gonta-ganti Nama ‘FPI’ Usai Dilarang di NKRI

Gonta-ganti Nama ‘FPI’ Usai Dilarang di NKRI

5 tahun ago
Tumbuhkan wirausaha baru di sektor IKM, Kemenperin laksanakan kembali Santriprenuer

Tumbuhkan wirausaha baru di sektor IKM, Kemenperin laksanakan kembali Santriprenuer

5 tahun ago
Partai Buruh Ungkap 6 Alasan Tolak Tapera yang Diberlakukan Jokowi

Partai Buruh Ungkap 6 Alasan Tolak Tapera yang Diberlakukan Jokowi

2 tahun ago
Tak Terkalahkan di JIS, Persija Jakarta Kembali Bungkam Lawan dengan Skor Telak 3-0

Tak Terkalahkan di JIS, Persija Jakarta Kembali Bungkam Lawan dengan Skor Telak 3-0

8 bulan ago

Categories

  • Bansos
  • Beranda
  • Berita Daerah
  • Berita Daerah
  • Culture
  • Hot News
  • Humas.polri.go.id
  • jaga negeri
  • Kamtibmas
  • Keluhan Warga
  • Narasi Ahli
  • Para Ahli
  • Pelayanan Publik
  • Sports
  • Suara Warga
  • Travel
  • Trending no.1 Media Sosial.

Topics

APIC Arus Mudik Bansos Berita Berita Jawa Tengah Berita Terkini Bisnis DIVHUMAS DKI Jakarta DPR Ekonomi Gaza Health Info Indonesia Internasional Irjen Agus Suryonugroho Islam Israel Jawa Barat Jawa Tengah - DIY Jokowi Kakorlantas Kakorlantas Polri Keluhan Warga Korlantas Korlantas Polri KPK Mal Pelayanan Publik Megapolitan MPP Nataru News Pelayanan Publik Pemerintah Peristiwa Polisi Polri Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto SILANCAR SPMB Suara Warga Sumatera Timnas Indonesia TNI
No Result
View All Result

Highlights

Polri Perkuat Reformasi Internal, Praktik Pungli Jadi Perhatian Serius

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Strategi Kakorlantas Polri Hadapi Puncak Arus Balik Tanggal 1 Dan 4 Januari

Keberhasilan Kakorlantas Polri Kelola Operasi Ketupat Dapat Apresiasi Presiden Dan DPR

Data Kakorlantas Polri Sebut 5512 Nyawa Terselamatkan Dari Kecelakaan Selama 2025

Langkah Humanis Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho Rangkul Komunitas Jalanan

Trending

Korlantas Polri
Suara Warga

Kakorlantas Ungkap 4 Klaster Pengamanan Untuk Ciptakan Arus Libur Nataru 2025 Aman dan Lancar

by doddodydod
2 Januari 2026
0

Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah menyiapkan strategi pengamanan terpadu menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada...

korlantas

Keselamatan Jadi Prioritas, Kinerja Korlantas Polri 2025 Tuai Apresiasi

1 Januari 2026
One way arus balik

Korlantas Polri Catat Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan di Tahun 2025

1 Januari 2026
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Polri Perkuat Reformasi Internal, Praktik Pungli Jadi Perhatian Serius

31 Desember 2025
Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Para Ahli
  • Berita Daerah
  • Pelayanan Publik
  • Keluhan Warga

© Copyright Wargabicara Team All Rights Reserved

wpDiscuz