Presiden Prabowo Subianto Pimpin Ratas Hambalang Bahas Revitalisasi Industri Tekstil

Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Industri Tekstil hingga 6 Titik Baru Proyek Hilirisasi

Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Industri Tekstil hingga 6 Titik Baru Proyek Hilirisasi

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) strategis bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan yang berlangsung pada Minggu (11/1/2026) ini fokus pada penguatan industri nasional, kedaulatan teknologi, serta percepatan proyek energi nasional.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi pelaksanaan rapat tersebut melalui keterangan tertulis. Agenda ini menegaskan langkah cepat pemerintah dalam merespons tantangan ekonomi global di awal tahun.

“Di hari Minggu ini, 11 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat,” tulis Seskab Teddy.

Revitalisasi Tekstil dan Kemandirian Chip Indonesia

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyelamatan dan penguatan industri tekstil serta garmen nasional. Presiden menekankan pentingnya efisiensi dari hulu ke hilir untuk meningkatkan daya saing global.

“Salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain,” ungkap Seskab Teddy dalam keterangannya.

Tak hanya industri padat karya, Presiden Prabowo juga membidik industri teknologi tinggi. Pemerintah berencana melakukan investasi besar dalam pengembangan teknologi semikonduktor guna membangun industri chip dalam negeri.

“Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” tambah Seskab Teddy pada Minggu (11/1/2026).

Hilirisasi USD6 Miliar dan RDMP Balikpapan

Terkait hilirisasi, Presiden Prabowo mencermati kemajuan proyek nasional, termasuk rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi yang memiliki nilai investasi fantastis mencapai USD6 miliar pada awal Februari 2026 mendatang.

Selain itu, rapat ini juga mematangkan rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan yang dijadwalkan dilakukan segera setelah ratas ini berakhir.

“Rencana peresmian Infrastuktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada esok hari, Senin, 12 Januari 2026,” ungkap Seskab Teddy.

Rapat terbatas di Hambalang ini dihadiri oleh jajaran menteri kunci, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Dikti Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.

Pemerintah menegaskan bahwa penguatan industri strategis dan pengembangan teknologi masa depan merupakan prioritas utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi nasional di tahun 2026.

Baca Juga : Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Tujuh Arahan Kunci Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera

Exit mobile version